ngisengin one particular team-mate

who? saya dan anak-anak the center.
what? main voli.
when? senin sore.
where? sabuga.
why? hayang wae..
how? bolanya dipukul-pukul.

lagi asik main voli, ada yang datang, posisi salah seorang pemain digantikan. kami main lagi, tapi permainan jadi tidak asik. orang itu mulai berteriak-teriak memberi instruksi. "tengah! tengah!" atau "my ball! my ball!" atau "dribble sini!" tanpa sadar dimana posisinya. dia bermain seperti seorang diri, mengejar bola kesana-kemari walaupun ada pemain lain yang sudah sangat siap mengantisipasi di posisi yang tepat.

satu bola datang, di area jangkauan saya. dia memanggil, "oke, dapat!" dia maju dan saya membiarkan bola jatuh di dekat saya. dia kesal sendiri, saya senyum-senyum sambil memungut bola. teman-teman yang lain menyemangati.

saya bermain cukup baik, jujur saja. tapi menerima orang seperti dia di tim saya membuat saya ingin mengalah. saya jadi bersemangat membela tim lawan.

                            

si saya, si nenek, dan si bapak

kemaren dulu mau ke bandung. ada bis damri lagi ngetem di pangdam. naik saya lalu duduk. naik seorang nenek, terhuyung-huyung, dari keriputnya, umur 80an. saya beringsut minggir, si nenek duduk di samping saya. abis itu naik bapak2, dari kumisnya, umur 40-an, duduk di sebelah nenek. damri kami (dan semua damri yang lain) berkomposisi bangku 2-3 yang mengharuskan orang yang naik duluan mendapat jatah window, dan yang belakangan aisle. si saya, si nenek, si bapak. jadi si nenek diapit 2 pria misterius. bis damri kemudian berguling pelan sampai jadi cepat.

damri memasuki tol yang mulus, si nenek pun terkantuk-kantuk, terlempar-lempar mengikuti irama kontur jalan tol yang ternyata tak terlalu mulus juga. sesebentar saya terusik kepala si nenek yang suka jatuh ke pundak saya yang sedang seru baca buku, tapi sesebentar kemudian si nenek sadar lagi dan berusaha duduk tegak, sebentar lalu jatuh lagi, berkali-kali, sampai bosan. mungkin dia kelelahan. saya lihat si bapak di sebelah nenek memperhatikan saya, merasa kasihan, entah sama saya atau sama si nenek. saya cuek saja, tapi tidak cukup untuk terus baca buku. cuma bisa liat keluar jendela sambil dengar musik. keluar dari tol, si nenek bersiap-siap turun, si bapak membicarakan sesuatu yang tidak dapat saya simak karena sedang pakai ear-plug, lalu dia memberikan uang 50ribu kepada nenek, nenek menolak, lalu, entahlah saya tidak lagi memperhatikan.
nenek turun pelan-pelan menjaga keseimbangan sambil dibantu pak kondektur.
saya jadi terpekur, loading..
baru saya berpikir  betapa kurangnya empati saya terhadap orang lain, dan betapa banyaknya orang-orang baik yang masih ada di sekitar kita.
aah, andai saja semua orang saling peduli satu sama lain.
aah, andai saja tidak ada kecurigaan di dunia ini.
indah sekali.

3 hembusan

hanya 3 hembusan napas.

1 yang baru kau hembuskan, sebelum kau menyadarinya

1 yang sedang kau dan sel-sel terkecil dalam tubuhmu rasakan, menyambung hidupmu lagi

1 yang akan datang, tak pernah terpikirkan

manusia memang tak diciptakan untuk memikirkannya

tapi setidaknya kita pantas menyukurinya

backsound kamar

udah saking lamanya ni lagu ada di playlist gw, sampe gw uda hafal urutannya, liriknya, intronya, endingnya. ada sih beberapa lagu lain yang keluar masuk 'chart' (huehe, kayak em ti pii..), tapi yg ini awet.. gw juga heran. lagu2nya sampe2 ga pernah dihapus dari playlist.
kenapa? inih gw jelasin:

1. utopia - hujan
"karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri...
karena hujan pernah menahanmu disini..."
That's why... (gak beneran sih, but I like the idea of the lyrics..he, kayaknya alasannya maksa deh).

2. craig david - unbelievable
Karena sejak dapat dari warnet Q***tum ni lagu ngingetin gw akan penjaganya (Yeah, you got a secret admirer here, ho..)

3. gita gutawa - bila
4. gita gutawa - surga di telapak kakimu
5. gita gutawa - to be one
Karena ni cewek bener2 spesial. mendingan dia deh daripada charlotte church.

6. glen hansard & marketa irglova - falling slowly
Karena gw juga suka filmnya (suka-suka gw dong...)

7. nineball - hingga akhir waktu
Ini lagu baru aja gw dapet (dari warnet yang uda gw sebutin di atas), tapi gw punya feeling ni lagu bakal bertahan lama di chart.

8. gita gutawa - alunan sebuah lagu (aluna sagita)
Again, she's the best.

Foto Bareng

Ada tips nih buat yang suka foto2 dan sering kecewa dengan hasil jepretan. Kabar gembira, kawan!! gw udah menemukan 3 formula ampuh untuk menghindari kecelakaan kecil yg terjadi pada waktu pengambilan foto bareng (well, it's based on true story actually..).

1. Hindari berada di sebelah orang cina (if the colour of your skin is dark, or you are wearing glasses that makes your eyes as size of tennis balls)
2. Hindari berada di depan atau di samping atau anywhere near American (khususnya kalo tinggi lo gak seberapa, langsing meranggas, and again, berkulit sawo-afrika)
3. Hindari berada di posisi terjepit di antara orang cina, amerika, atau cewek-cewek putih berkulit mulus (this case is for you who has those two things mentioned earlier, dan punya kecenderungan untuk ngiler/mati gaya kalo ada cewek cakep around)

Okay, itu aja dulu. I'll keep you updated kalo2 ada tambahan tips,. Liat nanti lah, kalo foto bareng gw di Jonas tempo hari udah dicetak...

Once

Couple of days ago, seorang teman minjemin gw sebuah film musikal berjudul ONCE. Setelah meng-copy-nya ke PC gw dan punya waktu senggang untuk sendirian, gw iseng muter tu film.

Filmnya bersetting di Dublin, Irlandia, tentang seorang pria setempat yg punya kegiatan paruh waktu ngamen, yg kenalan dan berteman sm cewe imigran eropa yg tinggal di sudut lain kota itu. Latar belakang masing2 bikin mereka cocok satu sama lain; pulang kerja bareng dan nge-jam bareng bawain lagu2nya si cowok (actually, mereka gak punya nama dalam film itu, just a 'guy' and a 'girl')..
Gw gakan ngeringkas inti filmnya karena takut ngerusak reputasi film ini dengan tulisan gw yg dangkal, so you better watch it. Nah, di akhir film itu si cewek dan beberapa teman pengamen ngebantuin si cowok rekaman di studio sebelum si cowok pergi ke london buat ngejar cita-citanya bermusik dan harapan buat ngeberesin perkara cintanya.

Well, pretty simple actually. Bukan jenis film yang menjual alur cerita yang dahsyat dan konflik yg dramatis. Tapi yang bikin gw cinta sama nih film antara lain adalah lagu2nya yang keren ("Falling Slowly" dan "When Your Mind's Made Up" is really kicking), gambar dan suasana kota Dublin yg cocok bgt sama bayangan gw akan kota2 di Eropa Barat (ato timur ya?), yang penduduknya tuh kayaknya yang bersahabat bgt gitu, and, their friendship is just sweet (yuph, they didn't end up getting married or being together, they didn't have sex, they didn't even kiss). I just lve it.

Yokoso Blog!!

hay hay,, finally, for the first time ever.. gw kenal juga cara bikin blog. thanks to my brother! ;) untuk kali pertama ini gw gakan nulis panjang lebar, becuz bakal ada banyak kesempatan gw ngisi ni blog (dengan asumsi gw gak kehilangan minat).. ^-^ so,,buh bye now eh..